INFP (Si Idealis)

INFP adalah
Introverted, Intuitive, Feeling, Perceiving

Kamu adalah seseorang yang gemar menolong orang lain. Kamu tahu bahwa saat menolong orang lain sama dengan menolong diri sendiri.

Karakteristik INFP adalah

  • Sifatnya cukup tertutup dan senang kesunyian.
  • Karena Introvert, INFP memperoleh energi dengan cara menghabiskan waktu sendirian. Saat mereka berada dalam situasi sosial maka mereka harus banyak mengeluarkan energi.
  • Biasanya mereka mengandalkan intuisi dan lebih fokus pada gambaran besar daripada rincian yang mendetail. Mereka bisa sangat teliti tentang hal-hal yang benar-benar mereka sukai.
  • INFP menekankan pada perasaan pribadi dan keputusan mereka lebih dipengaruhi oleh kekhawatiran ini daripada oleh informasi yang objektif.
  • Mereka sering menunda saat mengambil keputusan penting, berjaga jaga jika terjadi perubahan situasi. Biasanya mereka mengambil keputusan  didasarkan pada nilai-nilai pribadi dan bukan logika.

Kelebihan INFP

  • Orang yang peka terhadap perasaan orang lain.
  • Peduli dan senang membantu orang lain.
  • Tipikal orang yang setia dan berbakti.
  • Dapat bekerja sendirian dengan baik.
  • Memiliki relasi yang baik dengan banyak orang.
  • Pandai melihat gambaran besar dari sebuah masalah.
  • Dapat fokus dalam waktu yang cukup lama.

Kelemahan INFP

  • Terlalu sering menanggung semua beban sendirian.
  • Dapat terlalu idealis sampai melupakan tujuan utama.
  • Terlalu pendiam dan tertutup sehingga orang sulit mendekati.
  • Sering menganggap cita-cita diri sendiri lebih baik dari orang lain.

Jodoh alami INFP adalah

ESFJ atau ENFJ

Pekerjaan ideal untuk INFP

  • Rohaniawan
  • Konselor
  • Penulis
  • Psikolog
  • Pekerja Sosial
  • Artis
  • Desainer

Tokoh INFP yang berpengaruh

  • J.K. Rowling, penulis ternama
  • Chairil Anwar, penyair Indonesia
  • Keanu Reeves, aktor
  • Johnny Depp, aktor

Fungsi Kognitif INFP

MBTI mengidentifikasi preferensi dalam empat dimensi utama yaitu: 1) Extraversion vs Introversion, 2) Sensing vs Intuition, 3) Thinking vs Feeling dan 4) Judging vs Perceiving. Seperti yang teman-teman tahu , INFP adalah singkatan dari Introverted, Intuitive, Feeling, dan Perceiving.

Setiap parameter fungsi memiliki fungsi dominan yang mengatur tipe kepribadian tertentu. Selain fungsi dominan tersebut, fungsi tambahan, tersier, dan inferior juga memainkan peran pendukung dalam membentuk karakteristik kepribadian seseorang.

INFP bergantung pada empat fungsi kognitif utama:

Fungsi Dominan: Introverted Feeling

INFP handal menciptakan perasaan yang mendalam, tetapi sebagai introvert, mereka memproses emosi ini secara internal saja. Mereka memiliki rasa takjub yang luar biasa tentang dunia dan merasakan kasih sayang juga empati yang luar biasa terhadap orang lain. Meskipun memiliki emosi dan kecintaan yang kuat tentang sesuatu, mereka jarang mengungkapkannya, itulah sebabnya mereka kadang-kadang disalahartikan sebagai penyendiri dan tidak ramah oleh orang lain.

Fungsi Sekunder: Extraverted Intuition

Mereka mengekspresikan fungsi kognitif ini untuk mengetahui bagaimana-jika dan kemungkinan. Mereka memanfaatkan wawasan, imajinasi, dan pengalaman masa lalu untuk membentuk sebuah ide. Mereka sering membahas apa yang mereka ketahui, mencari pola sampai mereka mampu mencapai kilasan inspirasi atau wawasan tentang masalah tersebut.

Mereka cenderung menghabiskan banyak waktu memikirkan masa depan dan membayangkan semua kemungkinan. Kemampuan ini yang membuat para pemimpin berkepribadian INFP bersemangat membuat perubahan positif di dunia.

Fungsi Tersier: Introverted Sensing

Saat menerima informasi, INFP membuat kenangan yang jelas tentang peristiwa tersebut. Mereka akan sering memutar ulang peristiwa-peristiwa tersebut dalam pikiran mereka untuk menganalisis pengalaman dalam situasi yang tidak terlalu menegangkan. Ingatan semacam itu biasanya dikaitkan dengan emosi yang kuat, sehingga mengingat suatu ingatan sering kali tampak seperti menghidupkan kembali pengalaman itu sendiri.

Fungsi Inferior: Extraverted Thinking

Banyak INFP yang tidak menyadari fungsi kognitif ini karena hanya bersifat inferior. Fungsi kognitif ini melibatkan pengorganisasian dan memahami dunia secara objektif dan logis. Ketika dihadapkan dengan stres, INFP mungkin tiba-tiba menjadi sangat pragmatis dan berorientasi pada detail, berfokus pada logika daripada emosi. Karena mereka biasanya lebih dikuasai oleh intuisi dan emosi, terkadang mereka dapat berjuang untuk merasa produktif. Belajar mengembangkan fungsi inferior dapat membantu orang dengan tipe kepribadian ini menciptakan rasa keseimbangan yang lebih baik.

Hubungan Pribadi

INFP adalah sosok yang idealis sehingga mereka sering memiliki ekspektasi yang tinggi – termasuk dalam hubungan. Mereka mungkin memiliki citra yang ideal dalam benak mereka tentang pasangan mereka yang sempurna, yang tidak lain sebuah peran yang sulit diisi oleh siapa pun.

Seujujurnya orang dengan tipe kepribadian ini sangat peduli pada orang lain, tetapi sebagai orang introvert mereka sulit menunjukkan rasa sayang yang dimiliki. Mereka cenderung menjadi sangat dekat dan sangat berkomitmen pada beberapa orang yang mereka anggap dapat mengerti dirinya.

Karena mereka sangat tertutup maka sulit bagi orang lain untuk mengenal sosok INFP sebenarnya. Mereka biasanya mengabdi pada satu lingkaran teman dekat dan keluarga mereka dan sangat mementingkan perasaan dan emosi orang yang mereka cintai. Mereka sangat setia kepada orang-orang yang mereka cintai dan kepada idealisme yang mereka anggap penting.

Karier seorang INFP

INFP biasanya berhasil dalam karier di mana mereka dapat mengekspresikan kreativitas dan visi mereka. Mereka dapat bekerja dengan baik dengan orang lain, tetapi mereka umumnya lebih senang bekerja sendiri.

INFP adalah pribadi yang sangat artistik, kreatif, dan spiritual. Mereka biasanya berbakat dalam bahasa tetapi lebih suka mengekspresikan pikiran dan perasaan melalui sebuah tulisan daripada berbicara

Karena mereka memiliki etika dan nilai-nilai yang kuat, mereka cenderung bersemangat untuk mengadvokasi atau mempertahankan kepercayaan mereka. INFP juga tertarik untuk mempelajari lebih banyak tentang orang lain dan bersedia menjadi pendengar yang baik untuk mempertimbangkan banyak sisi dari sebuah masalah.

Bagikan sekarang!