ESFP (Si Penghibur)

ESFP adalah
Extraverted, Sensing, Feeling, Perceiving

Kamu adalah seorang performer sejati. Sifat antusias dan jenaka membuat kamu jago menghibur orang lain.

Karakteristik ESFP adalah

  • ESFP hidup sangat nyaman di “momen saat ini” dan kadang-kadang gagal memikirkan bagaimana tindakan saat ini akan mengarah pada konsekuensi jangka panjang. Mereka akan sering tergesa-gesa dalam sebuah hal dan mencari tahu saat semuanya sudah terjadi. Mereka juga cenderung tidak menyukai rutinitas. Mereka selalu mencari petualangan dan menikmati pengalaman baru.
  • ESFP cenderung sangat praktis dalam banyak hal. Mereka lebih suka belajar melalui pengalaman langsung dan cenderung tidak suka belajar dari buku atau diskusi. Karena itu, siswa dengan tipe kepribadian ESFP kadang-kadang tertekan dalam ruang kelas yang monoton dan membosankan. Namun, mereka unggul dalam situasi di mana mereka diizinkan untuk berinteraksi dengan orang lain atau belajar melalui pengalaman langsung.
  • Selain memiliki kesadaran yang kuat tentang lingkungan mereka, mereka juga sangat pengertian dan tanggap ketika orang curhat dengannya. Mereka dapat merasakan apa yang orang lain rasakan dan tahu bagaimanacaranya  merespon. Orang menganggap mereka sosok yang simpatik, hangat,  dan santai.
  • Karena sifatnya yang terlalu antusias, ESFP sering disindir sebagai pencari perhatian. Padahal  mereka hanya suka untuk bersenang-senang dan tidak menghindari sorotan, mereka lebih tertarik pada hidup di masa sekarang (YOLO) dan melakukan apa yang terasa benar pada saat itu.

Kelebihan ESFP

  • Membawa energi positif dan optimisme ke orang sekitar.
  • Senang untuk bersosialisasi dengan berbagai orang.
  • Percaya diri dan jago bernegosiasi.
  • Bereaksi cepat saat ada krisis. 
  • Cepat dalam mengambil tindakan dan keputusan.
  • Peka terhadap perasaan orang lain.
  • Senang mempelajari hal baru.

Kelemahan ESFP

  • Sangat mudah bosan.
  • Kurang pandai merencanakan sesuatu untuk masa depan.
  • Terkadang implusif dan terkesan ceroboh.
  • Mudah stress saat berada di lingkungan yang kaku.

Partner alami ESFP adalah

ISTJ dan ISFJ

Pekerjaan ideal untuk ESFP

  • Perancang busana
  • Pemusik atau musisi
  • Artis atau aktor
  • Psikolog
  • Konselor
  • HRD di kantor
  • Pekerja sosial

Tokoh ESFP yang mungkin kamu tahu

  • Fred and George Weasley, karakter fiksi di Harry Potter
  • Bill Clinton, Presiden Amerika
  • Pablo Picasso, artis
  • Will Smith, aktor

Fungsi Kognitif ESFP

MBTI mengidentifikasi preferensi dalam empat dimensi utama yaitu: 1) Extraversion vs Introversion, 2) Sensing vs Intuition, 3) Thinking vs Feeling dan 4) Judging vs Perceiving. Seperti yang teman-teman tahu , ESFP adalah singkatan dari Extraverted, Sensing, Feeling, dan Perceiving.

Setiap parameter fungsi memiliki fungsi dominan yang mengatur tipe kepribadian tertentu. Selain fungsi dominan tersebut, fungsi tambahan, tersier, dan inferior juga memainkan peran pendukung dalam membentuk karakteristik kepribadian seseorang.

ESFP bergantung pada empat fungsi kognitif utama:

Fungsi Dominan: Extraverted Sensing

  • Orang dengan tipe kepribadian ini ingin menyentuh, merasakan, mendengar, merasakan dan melihat apa saja yang menarik minat mereka. Ketika mempelajari hal baru, tidak cukup hanya dengan membacanya di buku pelajaran atau mendengarkan seminar, mereka ingin mengalaminya sendiri.
  • ESFP juga memiliki banyak energi, sehingga mereka mudah bosan dalam situasi yang monoton.
  • Saat memecahkan masalah, mereka memercayai insting mereka dan menaruh kepercayaan pada kemampuan mereka sendiri untuk menghasilkan solusi. Walaupun mereka masuk akal dan pragmatis, mereka tidak menyukai struktur, keteraturan, dan perencanaan. Sebaliknya, mereka bertindak secara spontan dan tidak menghabiskan banyak waktu untuk membuat rencana atau jadwal.

Fungsi Sekunder: Introverted Feeling

  • Orang dengan tipe kepribadian ini memiliki sistem penilaian internal yang menjadi dasar pengambilan keputusan. Mereka sangat menyadari emosi mereka sendiri dan empati terhadap orang lain. Mereka unggul dalam menempatkan diri pada posisi orang lain.
  • ESFP lebih menekankan perasaan pribadi daripada logika dan fakta ketika membuat keputusan.

Fungsi Tersier: Extraverted Thinking

  • Karena ini cenderung menjadi aspek kepribadian yang lebih lemah, ESFP mungkin tidak selalu merasa aman berbagi penilaian mereka, terutama jika mereka merasa itu akan mengganggu keharmonisan.
  • Fungsi ini difokuskan pada menegakkan ketertiban di dunia luar. Ini berpusat pada produktivitas, logika, dan hasil.

Fungsi Inferior: Introvert Intuition

  • ESFP biasanya tidak mahir menggunakan logika untuk memilah-milah konsep-konsep abstrak, tetapi pengertian ini kadang-kadang dapat menyebabkan kilasan wawasan dan epifani tentang diri mereka sendiri atau dunia.
  • Meskipun ini adalah aspek kepribadian yang paling tidak menonjol, fungsi ini dapat membantu ESFP menemukan pola dan membuat hubungan dalam hal-hal yang telah mereka amati.

Hubungan Pribadi

Sebagai ekstrovert, ESFP menikmati menghabiskan waktu bersama orang lain dan memiliki keterampilan interpersonal yang sangat baik. Mereka pandai memahami bagaimana perasaan orang lain dan mampu menanggapi emosi orang lain dengan cara yang produktif. Karena alasan ini, ESFP dapat menjadi pemimpin yang baik dan memiliki keahlian untuk memobilisasi, memotivasi, dan membujuk anggota kelompoknya.

ESFP sering digambarkan sebagai sosok yang baik, bijaksana, dan hangat. Hal tersebut membuatnya populer dan disukai oleh banyak orang. ESFP senang bertemu orang baru, tetapi mereka juga haus akan pengalaman baru. Mereka umumnya berfokus pada masa kini dan akan sering menjadi orang pertama yang mencoba sesuatu yang baru dan menantang.

Karier seorang ESFP

Dengan ketidaksukaan yang kuat terhadap rutinitas, ESFP melakukan yang terbaik dalam karier yang melibatkan banyak variasi. Pekerjaan yang melibatkan banyak bersosialisasi juga sangat cocok. Karier yang melibatkan banyak struktur dan pekerjaan soliter bisa menyulitkan ESFP, dan mereka sering bosan dalam situasi seperti itu.

Bagikan Sekarang!